Khamis, 14 Februari 2013

Hadis 40 - Imam Nawawi - Koleksi Hadis Ke 36 hingga Hadis Ke 40

Hadis Ke 36 :


Dari Abu Hurairah r.a., dari Nabi SAW, dari Nabi SAW, yang bersabda : 

"Barangsiapa yang melapangkan seorang mukmin suatu kesusahan dari kesusahan-kesusahan dunia, nescaya Allah akan melepaskan dirinya dari suatu kesusahan dari kesusahan-kesusahan di hari kiamat. Dan barangsiapa yang meringankan penderitaan seorang yang susah, nescaya Allah akan meringankan penderitaan dirinya di dunia dan di akhirat."

"Barangsiapa yang menutup keaiban seorang Muslim, nescaya Allah akan menutup keaibannya di akhirat. Dan Allah selalu menolong hamba-Nya, selagi hamba-Nya berusaha menolong saudaranya. Barangsiapa yang menuju satu jalan untuk menuntut ilmu, nescaya Allah akan memudahkan suatu jalan baginya ke syurga. Dan tidak berhimpun suatu kelompok manusia dalam suatu rumah dari rumah-rumah Allah, mereka membaca Kitabullah dan mempelajarainya antara sesama mereka, melainkan diturunkan ke atas perhimpunan mereka ketenteraman, diliputi oleh rahmat, di kelilingi oleh para Malaikat dan disebut Allah kepada sesiapa yang di sisi-Nya. Sesiapa yang dilengahkan oleh amalannya maka tidak akan dipercepatkan oleh keturunannya."

Hadis Ke 37 :


Dari Ibn Abbas r.a dari Rasulullah SAW yang meriwayatkan hadis ini daripada Tuhannya Tabaraka Wa Ta’ala, katanya : 

"Sesungguhnya Allah telah menetapkan yang baik dan yang jahat, dan telah menerangkan keduanya itu. Maka barangsiapa yang bercita kepada kebaikan, kemudian ia tidak mengerjakannya – Allah akan mencatit disisinya satu hasanah yang sempurna. Dan jika ia melaksanakan, nescaya Allah akan mencatitkan di sisi-Nya sepuluh hasanah hingga tujuh ratus kali lipat ganda dan hingga sampai beberapa kali ganda banyaknya."

"Dan jika ia bercita-cita mengerjakan sesuatu kejahatan kemudian tidak dilakukannya, Allah akan mencatitkan di sisi-Nya satu hasanah yang sempurna. Jika ia meneruskan cita-citanya yang jahat itu dan melakukannya, Allah akan mencatitkan baginya satu kejahatan sahaja."
Riwayat Bukhari dan Muslim dalam kitab sahih keduanya. 

Hadis Ke 38 :


Dari Abu Hurairah r.a bahawa Rasulullah SAW telah bersabda :  
" Sesungguhnya Allah Ta’ala berfirman : Barangsiapa yang memusuhi wali-Ku (orang yang setia padaku), maka sesungguhnya aku mengisytiharkan perang terhadapnya. Dan tiada seorang hamba-Ku yang bertaqarrub (beramal) kepada-Ku dengan sesuatu yang lebih Ku cintai hanya dari ia menunaikan semua yang Ku fardhukan ke atas dirinya."

"Dan hendaklah hamba-Ku sentiasa bertaqarrub dirinya kepada-Ku dengan nawafil ( badat sunat) sehingga Aku mencintainya. Maka apabila Aku telah mencintainya, nescaya adalah Aku sebagai pendengarannya yang ia mendengar dengannya, dan sebagai pengelihatannya yang ia melihat dengannya, dan sebagai tangannya yang ia bertindak dengannya, dan sebagai kakinya yang ia berjalan dengannya. Dan sekiranya ia meminta kepada-Ku nescaya Aku berikan kepadanya, dan sekiranya ia memohon perlindungan kepada-Ku nescaya Aku lindungi ia.”


Hadis Ke 39 :


Dari Ibn Abbas r.a, bahawa Rasulullah SAW telah bersabda : 

"Sesungguhnya Allah memaafkan bagiku daripada umatku segala perbuatan dari kesilapan dan kelupaan dan segala yang dipaksa ke atas diri mereka.”


Hadis Ke 40 :


Dari Ibn Umar r.a., katanya : Rasulullah SAW telah memegang bahuku dan bersabda : 

" Anggaplah dirimu di dunia ini sebagai seorang perantau, atau pengembara. Maka Ibn Umar berkata : “Jika engkau berada di waktu petang, maka janganlah engkau menunggu pagi. Dan jika engkau berada di waktu pagi maka janganlah engkau menunggu petang. Gunakanlah waktu sihatmu sebelum datang waktu sakit. Dan gunakanlah waktu hidupmu sebelum datang waktu mati."


Susunan: Cik Puan Ayu Blogz

Tiada ulasan:

Catat Ulasan